Dunia kreatif Indonesia kembali menghadirkan inovasi yang memadukan tradisi dengan gaya hidup modern. Kabar membanggakan datang dari Tjenderakata, sister brand NOM, yang mengusung produk tote bag kanvas berbahasa daerah khas Indonesia. Berkat keunikan tersebut, brand ini sukses meraih prestasi dalam ajang Kompetisi Modal Pintar 2026.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Sisternet, XL Smart, dan FUZZ Agency & Community For Women. Ajang tersebut menjadi ruang pembuktian bagi para pengusaha perempuan dari seluruh Indonesia.
Tjenderakata: Inovasi Tote Bag Kanvas Berbahasa Daerah yang Menyisihkan Puluhan Ribu Pesaing
Kompetisi Modal Pintar 2026 bukan perjalanan yang mudah. Ada sekitar 38.000 pengusaha dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti ajang ini. Melalui proses kurasi yang ketat, Tjenderakata berhasil masuk tahap 150 besar. Perjalanan itu berlanjut hingga akhirnya terpilih menjadi bagian dari 25 besar finalis nasional.
Pencapaian ini menjadi validasi penting bagi Tjenderakata. Brand ini membawa misi sebagai “The Indonesian Narrative Canvas.” Jika NOM dikenal sebagai produsen souvenir yang andal untuk kebutuhan korporat, Tjenderakata hadir dengan pendekatan yang lebih personal. Brand ini mengangkat sisi puitis sekaligus nilai budaya dalam setiap produknya.

Lebih dari Sekadar Souvenir: Tote Bag Kanvas Berbahasa Daerah sebagai Jembatan Lintas Generasi
Salah satu kekuatan Tjenderakata adalah cara brand ini mendefinisikan produknya. Sebagai contoh, di tangan Tjenderakata, souvenir tote bag kanvas bukan sekadar tas kain biasa. Lebih dari itu, produk tersebut menjadi medium cerita yang mengangkat bahasa daerah khas Indonesia. Hal ini dilakukan dengan tujuan sederhana, yaitu membuat bahasa daerah kembali dekat dengan generasi muda.
Tjenderakata membawa filosofi “Weave the words, carry your story” atau “Menjalin kata, membawa cerita.” Filosofi ini hadir melalui desain yang bersih, simpel, dan profesional. Setiap produk juga memadukan narasi budaya dengan kearifan lokal yang relevan untuk masa kini.
Kolaborasi dan Pemberdayaan: Akar dari NOM & Tjenderakata
Sebagai sister brand dari NOM, Tjenderakata tetap memegang nilai keberlanjutan. Keberhasilan di Kompetisi Modal Pintar 2026 juga menjadi bentuk apresiasi bagi para pengrajin perempuan lokal di Yogyakarta. Mereka menjadi bagian penting dalam proses produksi kami. Integrasi antara efisiensi produksi NOM dan narasi budaya Tjenderakata menciptakan ekosistem bisnis yang seimbang. Fokusnya bukan hanya keuntungan, tetapi juga dampak sosial dan pelestarian budaya.
Inovasi Tanpa Batas, Langkah Menuju Masa Depan Tote Bag Kanvas Berbahasa Daerah
Masuk ke jajaran 25 besar dari 38.000 pendaftar menjadi awal perjalanan baru bagi Tjenderakata. Oleh karena itu, dukungan dari Sisternet dan para mitra membuat langkah brand ini semakin mantap.
Ke depannya, Tjenderakata akan terus berinovasi dan menghadirkan kualitas souvenir tote bag kanvas terbaik. Sejalan dengan visi tersebut, brand ini juga ingin membawa cerita Indonesia ke panggung internasional.
Terima kasih untuk seluruh pelanggan setia NOM dan Tjenderakata. Mari terus menjalin kata dan membawa cerita bersama kami.



